Jumat, 17 Agustus 2012

Dalam Diriku


Dalam diriku mengalir sungai panjang,
Darah namanya;
Dalam diriku menggenang telaga darah,
Sukma namanya;
Dalam diriku meriak gelombang sukma,
Hidup namanya!
Dan karena hidup itu indah,
Aku menangis sepuas-puasnya
Sapardi Djoko Damono, 1980

Kamis, 16 Agustus 2012

Caraku dan caramu

Malam semakin larut. Aku membeku didalam ruangan ber-AC. Bukan. Bukan karena dingginnya ruangan ini. Yang membeku adalah hatiku.
Hatiku yang membutuhkan sedikiiiit rayuan hangat darimu. Atau sekedar sedikiiiit sapaan manja darimu.

Aku menyadari, bahwa cinta memiliki cara yang unik.
Lihatlah, bagaimana cinta mampu menyatukan dua orang aneh yang memiliki sifat bertolak belakang. Kita, aku dan kamu.

Mungkin aku terlalu membuka mata dan telinga terhadap lingkungan sekitar. Melihat pasangan yang romantis, berduaan di sebuah tempat dengan pemandangan yang indah...
Tanpa aku sadari, sosok yang mungkin tidak selalu berada disampingku ini... Lebih dari sekedar istimewa.

Lelaki yang cuek itu, selalu memiliki cara terselubung untuk membuatku kembali jatuh cinta padanya.
Kamu suka tersenyum. Dan aku mengagumi senyummu. Aku penggemar nomor satu senyummu.
Kamu suka mengekspresikan mimik wajah aneh. Dan aku menggilainya. Ingat ketika kau memakan kakigori rasa apel-lemon? Ekspresi wajahmu saat itu sungguh membuatku ingin tertawa terbahak-bahak, namun tidak kulakukan. Akhirnya, aku memutuskan untuk merekam wajahmu saat itu mneggunakan mata dan disimpan didalam memori otakku.
Kamu mengejutkan. Mendadak romantis, mendadak cuek kembali. Dan itulah yang membuatku sangat menghargai setiap kata yang kau ucapkan lewat SMS. Jika saja kau menyadarinya...

Aku tahu, kau mencintaiku. Begitu pula denganku. Aku mencoba untuk mengerti setiap cara yang kau lakukan untuk mengungkapkan cintamu itu.
Sayangnya, kau bukan penggila sastra seperti aku. Kau tidak pernah pandai berbahasa Indonesia, dan aku masih saja menggilaimu.
Inilah caraku mencintaimu, dan caramu mencintaiku.

Minggu, 22 Juli 2012

Lalu, kenapa?

Seakan semua peduli. Toh pada dasarnya mereka tidak benar-benar tahu apa yang kita inginkan. Mereka hanya mengira-ngira saja, kan?
Terlalu naïf jika saya beranggapan bahwa saya tidak membutuhkan orang lain. Namun, bukan orang yang hanya sekedar bersikap peduli, menganggap saya membutuhkan ini, kemudian mereka member ini, dan saya harus berterimakasih kepada mereka. It’s OK.
Yang saya pahami, hidup saya diatur oleh Tuhan saya. Saya mengimani-Nya. Saya percaya bahwa Dia tidak mungkin membiarkan hamba-Nya berlarut-larut dalam kesulitan seumur hidupnya. Tuhan saya itu Maha Baik, Maha Adil. Buktinya, saya masih diberi hidup sampai sekarang.
Saya memang berbeda. Dan saya dilatih untuk menjadi berbeda sejak kecil. Itu sudah hal biasa bagi saya. Lalu, kenapa?
Kenapa saya masih saja merasa terasing dalam dunia yang begitu hangat menyapa saya? Padahal mereka selalu menganggap saya sama dengan mereka; sejajar.
Itulah kesalahannya. Saya belum mempersiapkan mental tentang “bagaimana jika mereka tetap menganggap saya tidak berbeda?”
Lalu, kenapa?

Not ur bussiness anymore!

"I am who I am. I like what I like. I do what I want. Get the fuck off my back and deal with it. It's my life, not yours."

It's different, and we're in love with it.



"Kita begitu berbeda dalam semua,
kecuali dalam cinta”
(Sebuah Tanya - Soe Hok Gie)

Kamis, 28 Juni 2012

aku sedang belajar...

dear kamu, aku sedang belajar.
belajar mengenalmu.
belajar mencintai kekuranganmu.
belajar menjadi sosok yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya.
belajar mengerti arti cinta darimu.
belajar sabar.
belajar menyemangatimu dalam keadaan apapun.
belajar menunggu.
belajar menahan rindu.
dan mempelajari semua tentang kamu.
mohon maaf bila dalam proses belajar ini kau merasa terganggu.
aku sedang belajar.
karena aku tak ingin seperti mantan-mantanmu☺

Jumat, 09 Maret 2012

een eenvoudig gedicht naar iemand.

in het geheugen van alles wat er gebeurd was tussen ons
geen betekenis meer
alles is al aan het gebeuren
je bent met haar
en zeker je niet meer weet me

in de leegte Ik hoop dat
je bent aan mijn kant
Hoewel het gevaar van een droom
een mooie droom die ik altijd onthouden

Ik hou van je met de mond dicht
Ik hou van het hart dat altijd is geduldig
Ik hou van je met geluk, onafhankelijk van mijn geluk.
Ik hou van je met woorden die niet wordt geleverd.

ik ben er nog
hoewel ik geen eigenaar
mijn hart is nog steeds en zal altijd accepteren de aanwezigheid
Ik wacht op je.